Ketua Prodi PAI Hadir Dalam Momentum Asesmen Lapangan Prodi PJJ PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kegiatan Asesmen Lapangan (AL) pada Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI) di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) merupakan tonggak sejarah bagi institusi. Kehadiran Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., selaku Ketua Prodi PAI reguler sebagai Dosen Tetap Program Studi (DTPS), menjadi bukti nyata sinergi internal dalam menjaga kualitas akademik. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Siber pada tanggal 20 Januari 2026, momentum ini menandai keseriusan UINSSC dalam menstandardisasi pendidikan agama yang fleksibel namun tetap memiliki kedalaman nilai yang tinggi.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Rektor UINSSC, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., dengan suasana penuh optimisme. Sebelumnya, beliau memberikan sambutan hari ini mengingatkan kita pada esensi peristiwa Isra Mikraj. Jika dahulu Rasulullah SAW menempuh perjalanan melintasi ruang dalam waktu yang singkat atas kuasa Allah, maka hari ini, Program Studi PJJ PAI hadir sebagai manifestasi modern dari konsep ‘melampaui batas jarak dan waktu’ tersebut. PJJ PAI adalah upaya kita untuk memastikan bahwa ilmu agama tidak boleh terhambat oleh jarak geografis. Sebagaimana Isra adalah perjalanan horizontal dan Mikraj adalah kenaikan vertikal, PJJ PAI harus mampu menyebarkan ilmu secara luas ke seluruh penjuru (horizontal) namun tetap menjaga kualitas akademik dan spiritualitas yang tinggi menuju rida Allah (vertikal). Semoga akreditasi ini menjadi wasilah bagi kita untuk terus menebar manfaat melalui teknologi siber yang kita miliki. Selamat berjuang untuk tim PJJ PAI. Â Â Kehadiran dua pakar pendidikan Islam sebagai tim asesor, yakni Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag. dari UIN Sunan Ampel Surabaya dan Prof. Dr. Hj. Fihris, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang, memberikan dimensi evaluasi yang objektif dan konstruktif. Diskusi yang terbangun sejak awal sambutan menunjukkan bahwa akreditasi ini adalah ruang belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas program studi jarak jauh yang menjadi unggulan di kampus siber pertama di Indonesia ini.
Peran Dr. Siti Maryam Munjiat sebagai bagian dari DTPS dalam proses ini sangatlah krusial. Sebagai pimpinan di prodi PAI reguler, kontribusi beliau dalam menyelaraskan kurikulum dan standar kompetensi antara kelas tatap muka dengan kelas jarak jauh memberikan fondasi yang kuat bagi PJJ PAI. Pengalaman beliau dalam mengelola administrasi akademik dan bimbingan mahasiswa menjadi modal berharga untuk meyakinkan para asesor bahwa kualitas lulusan PJJ PAI memiliki standar yang setara, bahkan lebih kompetitif di era digital saat ini.

Kehadiran jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Dekan, hingga para Wakil Dekan, menunjukkan dukungan institusional yang utuh terhadap prodi PJJ PAI. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan program studi ini adalah keberhasilan kolektif UINSSC. Sinergi antara pimpinan universitas dan pimpinan fakultas menciptakan ekosistem akademik yang sehat, di mana setiap unit kerja saling mendukung untuk mencapai predikat akreditasi terbaik yang dicita-citakan bersama.
Lebih jauh lagi, pelibatan aktif dari pimpinan Prodi PJJ PAI, Zaki Yafani, M.Pd., para alumni, mahasiswa, hingga pemangku kepentingan (stakeholders) dalam asesmen lapangan ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang dampak sosial program studi. Alumni dan mahasiswa menjadi testimoni hidup tentang bagaimana pendidikan jarak jauh mampu memangkas hambatan geografis tanpa mengurangi esensi transfer ilmu. Interaksi antara asesor dengan para pemangku kepentingan ini memperlihatkan bahwa PJJ PAI UINSSC memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pasar kerja dan pengembangan dakwah di masyarakat.
Gedung Siber yang menjadi lokasi acara menjadi simbol transformasi fisik dan mental UINSSC menuju universitas masa depan. Di gedung inilah, integrasi teknologi informasi dan nilai-nilai keislaman diramu menjadi sebuah sistem pembelajaran yang adaptif. Akreditasi ini menjadi ajang pembuktian bahwa fasilitas siber yang dimiliki bukan hanya sekadar bangunan, melainkan sebuah laboratorium peradaban tempat generasi baru pendidik agama Islam ditempa dengan cara-cara yang inovatif.
Di bawah pengamatan teliti Profesor Evi dan Profesor Fihris, setiap butir dokumen dan bukti lapangan diverifikasi untuk memastikan tata kelola prodi berjalan sesuai aturan. Komitmen Dr. Siti Maryam Munjiat dan seluruh tim DTPS dalam menyajikan data yang akurat dan transparan mencerminkan budaya akademik yang jujur dan profesional. Proses ini secara tidak langsung membangun kepercayaan publik bahwa menempuh pendidikan di PJJ PAI UINSSC adalah pilihan tepat untuk masa depan karir dan pengembangan ilmu agama.
Asesmen lapangan ini diharapkan menjadi pintu gerbang bagi PJJ PAI UINSSC untuk meraih rekognisi yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh Dr. Siti Maryam, jajaran rektorat, dekanat, hingga mahasiswa adalah kunci utama. Dengan spirit transformasi siber, UINSSC terus melangkah maju, membuktikan bahwa Pendidikan Agama Islam dapat diajarkan melampaui batas ruang dan waktu tanpa kehilangan marwah aslinya sebagai cahaya pengetahuan