Hari Kedua Workshop FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Bedah Strategi AI dan Metode DBR Untuk Tembus Jurnal Q1

Cirebon – Semangat para dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak surut di hari kedua workshop “Program Peningkatan Kapasitas Dosen melalui Publikasi Internasional untuk Akselerasi Jabatan Akademik”. Pada Sabtu (20/12/2025), intensitas kegiatan justru semakin meningkat dengan fokus pada aspek teknis mutakhir dan pendalaman metodologi yang lebih implementatif.

Pemanfaatan AI: Alat Pendukung, Bukan Pengganti Orisinalitas

Narasumber utama, Prof. Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si., kembali hadir memberikan materi yang sangat relevan dengan era digital saat ini, yakni penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan jurnal ilmiah. Beliau menekankan bahwa kehadiran AI harus disikapi secara bijak oleh para akademisi. “AI hanyalah alat (tools) untuk membantu proses penulisan, seperti merapikan struktur bahasa atau mencari referensi awal. Namun, roh dari sebuah jurnal tetaplah data hasil penelitian yang valid dan original. Jangan sampai AI mendikte konten, tetapi kitalah yang harus mengendalikan AI berdasarkan data empiris yang kita miliki di lapangan,” papar Prof. Ade dengan tegas.

Hari Kedua Workshop FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Bedah Strategi AI dan Metode DBR Untuk Tembus Jurnal Q1

Shift Metodologi: Dari RnD Menuju Design-Based Research (DBR)

Salah satu poin penting yang memicu diskusi hangat adalah saran Prof. Ade mengenai pemilihan metode penelitian. Beliau menganjurkan para dosen untuk mulai beralih dari metode Research and Development (RnD) yang konvensional menuju Design-Based Research (DBR). Menurutnya, DBR memiliki keunggulan dalam memecahkan masalah pendidikan secara praktis melalui proses iteratif (berulang) yang lebih dinamis, sehingga seringkali dipandang lebih berkualitas oleh editor jurnal internasional. “DBR memungkinkan peneliti untuk terus memperbaiki model yang dikembangkan secara berkelanjutan, dan inilah yang dicari oleh jurnal-jurnal bereputasi tinggi karena memberikan kontribusi nyata pada perbaikan sistem pendidikan,” tambahnya.

Mengasah Literasi Melalui Jurnal Kelas Dunia (Q1)

Lebih lanjut, Prof. Ade kembali mengingatkan pentingnya budaya membaca yang terstruktur. Ia menyarankan para dosen untuk menjadikan jurnal-jurnal yang telah terbit di kategori Q1 (Quartile 1) sebagai kiblat utama dalam belajar. “Jangan hanya melihat judulnya, tapi pelajari bagaimana mereka membangun argumentasi, menyajikan data, hingga cara mereka menjawab tantangan penelitian di bagian diskusi. Lihatlah jurnal Q1 yang memiliki reputasi baik, belajarlah dari sana, dan yang terpenting: jangan biarkan tulisan Anda berhenti pada draf saja. Selesaikan hingga publikasi,” pesannya memotivasi.

Komitmen Pimpinan Prodi: Materi yang Implementatif

Kehadiran peserta pada hari kedua ini tetap konsisten dan penuh komitmen. Tampak hadir memimpin barisan dosen PAI, Ketua Prodi, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., serta Sekretaris Jurusan PAI, Zahrotus Saidah, MA.Pd. Dr. Maryam menyatakan bahwa seluruh rangkaian materi sejak hari pertama hingga kedua sangat krusial bagi pengembangan karir dosen dan kemajuan prodi. Beliau menilai workshop ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi sangat praktis.

“Kami dari pimpinan prodi merasa sangat penting untuk hadir secara penuh karena materi ini sangat implementatif. Kami belajar bagaimana menggunakan teknologi AI secara benar dan bagaimana mengubah pola pikir dalam memilih metode penelitian agar lebih kompetitif di tingkat dunia. Ini bukan sekadar teori, tetapi panduan nyata dalam pembuatan jurnal bergengsi,” tutur Dr. Siti Maryam di sela-sela kegiatan.

Penutup: Menuju Output Nyata

Acara hari kedua ini ditutup dengan sesi praktik di mana para peserta mulai membedah kembali draf penelitian mereka menggunakan teknik-teknik baru yang telah diajarkan. Harapannya, pasca-kegiatan ini, akan lahir deretan artikel ilmiah berkualitas dari FITK UIN Siber Cirebon yang mampu menembus jurnal internasional bereputasi, sekaligus mempercepat akselerasi jabatan fungsional para dosen.

Scroll to Top