
Yogyakarta, 22 November 2025 – Isu integrasi teknologi mutakhir, Artificial Intelligence (AI), dengan literasi berpikir kritis dalam pendidikan Islam menjadi sorotan utama dalam konferensi internasional bergengsi, International Conference on Islam, Law, and Society (INCOILS) Conference 2025, yang diselenggarakan di Hotel Grand Rohan, Yogyakarta, pada 21-22 November 2025. Salah satu peserta yang hadir dan turut serta dalam memeriahkan forum ilmiah ini adalah Achmad Zuhri, M.Pd., seorang dosen dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Analisis Peran AI dalam Literasi Berpikir Kritis
Dalam sesi presentasinya yang berfokus pada bidang Education, penelitian yang disajikan berjudul “Artificial Intelligence to Support Critical Thinking Literacy: Analysis of Islamic Education Students’ Behavior in the Framework of the Technology Acceptance Model Theory“. Karya ilmiah ini secara mendalam mengupas bagaimana mahasiswa pendidikan Islam berinteraksi dan mengadopsi AI sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka. Analisis ini menggunakan kerangka teori Technology Acceptance Model (TAM) untuk memahami perilaku penerimaan teknologi oleh mahasiswa.

Kehadiran Zuhri sebagai presenter di kancah internasional ini menegaskan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendorong penelitian yang relevan dengan perkembangan zaman dan tantangan global, khususnya dalam mengintegrasikan AI ke dalam kurikulum dan metode pembelajaran PAI.
Partisipasi Achmad Zuhri, M.Pd., dalam INCOILS 2025 menunjukkan peran aktif dosen UIN Cirebon dalam pertukaran ilmu pengetahuan global. Sebelumnya, beliau juga tercatat aktif terlibat dalam kegiatan akademik di kampus, termasuk menjadi narasumber (penguji) dalam Seminar Proposal Skripsi Jurusan PAI Gelombang LII pada 27 November 2025.
Keikutsertaan ini diharapkan dapat membawa pulang ide-ide dan perspektif baru untuk memperkaya khazanah keilmuan, khususnya dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.