
Cirebon -Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadiri Workshop Kurikulum Berbasis OBE FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara penting yang menandai langkah strategis dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Acara pembukaan kegiatan workshop kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) ini dilaksanakan tanggal 8-9 Mei 2025 yang dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan fakultas, ketua jurusan, sekretaris Jurusan Gugus mutu Jurusan, serta tenaga kependidikan di lingkungan FITK. Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., secara langsung membuka acara tersebut dengan menyampaikan pidato yang penuh semangat. Beliau menekankan urgensi kurikulum yang berorientasi pada capaian pembelajaran (outcome) sebagai bagian integral dari penguatan mutu pendidikan tinggi berbasis digital, yang menjadi keunggulan dan ciri khas UIN Siber. “Kurikulum yang selaras dengan kerangka OBE akan menjadi fondasi penting dalam menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing di era global yang penuh
dengan perubahan dan tantangan,” ujar Dr. H. Saefuddin, M.Ag. Beliau menambahkan bahwa UIN Siber sebagai pionir pendidikan tinggi digital di Indonesia memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi dalam menyelenggarakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penerapan kurikulum berbasis OBE diharapkan mampu menjawab tuntutan tersebut dengan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis dan kemampuan berpikir kritis yang mumpuni.

Acara ini semakin berbobot dengan kehadiran narasumber ahli di bidang kurikulum yang merupakan Dosen di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I. Dalam sesi pemaparannya, Andi sapaan akrabnya, mengulas secara mendalam urgensi redesain kurikulum program studi berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, danTeknologi (Permendikbudristek) No. 53 Tahun 2023 serta Peraturan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) No. 2 Tahun 2025 tentang instrumen akreditasi program studi kependidikan. Andi menjelaskan bahwa kedua regulasi tersebut memberikan arah yang jelas bagi perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan stakeholder dalam proses penyusunan kurikulum agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat. “Redesain kurikulum berbasis OBE bukan hanya sekadar perubahan dokumen, tetapi sebuah transformasi mindset dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan capaian yang diharapkan,” tegasnya. Lebih lanjut, Andi memberikan panduan praktis mengenai langkah-langkah implementasi OBE dalam konteks pendidikan tinggi kependidikan. Beliau menekankan pentingnya merumuskan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur, menyusun materi pembelajaran dan metode asesmen yang selaras dengan CPL, serta melakukan evaluasi kurikulum secara berkala untuk memastikan relevansinya. Semangat untuk meningkatkan mutu pendidikan juga digaungkan oleh Ketua Jurusan
Pendidikan Agama Islam (PAI) FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwa pembaruan kurikulum berbasis OBE ini memiliki arti yang sangat penting bagi Jurusan PAI, terutama dalam rangka persiapan reakreditasi menuju standar internasional pada tahun 2026 mendatang. “Kurikulum OBE yang terstruktur dengan baik dan berorientasi pada mutu akan menjadi salah satu poin penting dalam proses akreditasi internasional.

Kami berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan PAI agar dapat bersaing di kancah global,” ujar Maryam. Beliau menambahkan bahwa dukungan daripimpinan fakultas dan partisipasi aktif dari seluruh dosen menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan tujuan tersebut. Kegiatan pembukaan pembaruan kurikulum OBE ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para dosen dan tenaga kependidikan antusias untuk memahami lebih dalam konsep OBE dan bagaimana implementasinya dapat dilakukan secara efektif di masing-masing program studi. Semangat kolaborasi dan komitmen untuk
meningkatkan mutu pendidikan tinggi berbasis digital tampak jelas dalam acara ini.
Dengan dilaksanakannya workshop kurikulum berbasis OBE ini, FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan keseriusannya dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing di era digital. Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi fakultas dan perguruan tinggi lain dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.