Cirebon – Merajut Visi Fakultas : FITK UIN Siber Cirebon ‘Bakar’ Komitmen Sinergi AI dan Gerakan Ekoteologi dalam RAKERPIM Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) Fakultas memproklamirkan era baru transformasi digital dan aksi nyata lingkungan. Hal ini tertuang dalam Rapat Kerja (Raker) Tahunan yang digelar masif di Grand Tryas Hotel pada tanggal 25-26 September 2025, yang menjadi momen penting bagi FITK untuk menghasilkan kinerja dan mengunci strategi menuju penguatan predikat “Kampus Siber Unggul.”

Rakerpim yang dihadiri oleh pimpinan puncak universitas, dekanat, ketua dan sekretaris jurusan, hingga seluruh tenaga kependidikan (Tendik) FITK ini, secara resmi dibuka oleh Rektor UIN SSC, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. Hadir mendampingi Rektor adalah Wakil Rektor I, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, SE, M.Si., Kepala Biro AKU, Dr. H. Susari, MA., dan Ketua LPM, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd.

Dekan FITK: Rakerpim Bukan Sekadar Evaluasi, Tapi Lompatan Strategi

Dalam berbagai kebakaran yang terjadi, Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., menegaskan bahwa Raker kali ini jauh melampaui sekedar pertemuan rutin. “Kita tidak sedang membahas hal-hal yang sudah baik, melainkan menguliti titik-titik lemah dalam program yang kurang optimal,” tegas Dr. Saifuddin. “Momen ini adalah laboratorium strategi kita. Setiap program yang dievaluasi akan langsung dirombak menjadi strategi yang lebih lincah dan efektif, memastikan semua langkah FITK memberikan dampak nyata sesuai visi kampus siber unggul.”

Foto Bersama Para dosen di Lingkungan FITK dan Ibu Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. (Kajur PAI) serta Ibu Zahrotus Saidah, MA.Pd (Sekjur PAI)
Foto Bersama Para dosen di Lingkungan FITK dan Ibu Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. (Kajur PAI) serta Ibu Zahrotus Saidah, MA.Pd (Sekjur PAI)

Mandat Rektor: Pemanfaatan AI untuk Memantaskan Diri

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memberikan amanah yang monumental kepada seluruh sivitas akademika FITK. Beliau menekankan bahwa predikat “Kampus Siber Unggul” bukanlah label statistik, melainkan panggilan untuk beraksi. “Kampus kita telah menorehkan sejarah sebagai Kampus Siber Unggul. Ini adalah janji mutu yang harus kita tebus. Seluruh elemen harus saling bahu-membahu memantaskan diri dengan predikat ini,” ujar Rektor.

Rektor secara khusus menyoroti urgensi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai tulang punggung transformasi. “AI harus menjadi alat bantu esensial bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Kita harus bergerak dari sekadar pengguna teknologi menjadi pencipta solusi digital di bidang pendidikan Islam.”

Membangun Sinergi: Isu Ekologi dan Peran Lembaga Pendidikan

Sesi yang paling mencuri perhatian adalah FGD pada Sesi I (09.00-11.00 WIB) yang bertajuk “Membangun Sinergi Inovasi dan Tata Kelola Pendidikan Tinggi di Era Digital bersama Pemerintah Daerah”. Menghadirkan narasumber tunggal yang sangat strategis, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Drs. H. Mochamad Syafrudin, sesi ini membuka mata peserta tentang tanggung jawab sosial universitas. Sekda Syafrudin melontarkan tantangan yang mendalam, terutama mengenai isu keinginan. “Generasi yang akan datang menghadapi tantangan kompleks yang belum pernah ada sebelumnya. Kita melihat maraknya kasus ekosistem bumi dan illegal logging yang merusak ekosistem,” papar Sekda. “Lembaga pendidikan tinggi, khususnya FITK, memiliki peran penting untuk mengedukasi masyarakat dan memberikan dukungan saintifik untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan ini.”

Merajut Visi Fakultas : FITK UIN Siber Cirebon ‘Bakar’ Komitmen Sinergi AI dan Gerakan Ekoteologi dalam RAKERPIM Pernyataan Sekda ini secara implisit menantang FITK untuk mengintegrasikan isu-isu ekologi dan keberlanjutan ke dalam kurikulum dan pengabdian masyarakat, sejalan dengan semangat Kampus Siber.

Peta Jalan Transformasi Tiga Sektor Kunci

Raker kemudian dilanjutkan dengan pemetaan program kerja prioritas untuk periode 2025-2026. Sesi Review Program FITK dipimpin langsung oleh Dekan, dilanjutkan dengan paparan dari tiga Wakil Dekan sebagai Leading Sector : Dr. Atikah Syamsi, M.Pd.I. (Wadek Bidang Akademik) mengemukakan strategi untuk mengakselerasi kurikulum berbasis AI dan menjamin mutu pembelajaran jarak jauh (PJJ). Prof. Dr. Widodo Winarso, M.Pd.I. (Wadek Bidang Administrasi Umum, Perencanaan & Keuangan) memaparkan rencana digitalisasi penuh tata kelola keuangan dan administrasi perpustakaan, memastikan efisiensi dan transparansi. Dr. Asep Mulyana, M.Si (Wadek Bidang Kemahasiswaan & Kerjasama) fokus pada peningkatan jejaring internasional dan program mobilitas mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan industri digital.       

Setelah sesi istirahat dilanjutkan oleh 17 Ketua Program Studi (Prodi) dan sekprodi —termasuk Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S, M.Pd.I. dan Zahrotus Saidah, MA.Pd. dari Jurusan PAI—menyajikan paparan detail tentang capaian kinerja jurusan PAI TA 2024-2025 dan rencana kerja jurusan PAI di tahun yang akan datang.

Rakerpim ini ditutup dengan komitmen kolektif FITK UIN Siber Cirebon untuk tidak hanya mencetak pendidik berkarakter, tetapi juga agen perubahan yang melek teknologi, berwawasan global, dan peduli terhadap kelestarian bumi. Momentum ini menandai langkah tegas FITK dalam memimpin transformasi pendidikan Islam di era siber.

Scroll to Top