Foto bersama program "Lapak Baca," mengubah posko KKN kelompok 28 menjadi taman bermain penuh buku dan imajinasi.
Foto bersama program “Lapak Baca,” mengubah posko KKN kelompok 28 menjadi taman bermain penuh buku dan imajinasi.

Cirebon , 4 Agustus 2025 – Ketua Juruasan PAI Dukung Mahasiswa KKN Kelompok 28 UIN Syekh Nurjati Cirebon Wujudkan”Taman Literasi” di Desa Pamengkang Di tengah kesibukan Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, sebuah “oasis” literasi hadir menyapa anak-anak. Inisiatif kreatif ini datang dari Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 28 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC). Dengan semangat membara, mereka meluncurkan program “Lapak Baca,” mengubah posko KKN menjadi taman bermain penuh buku dan imajinasi. Dibimbing oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Sekaligus Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) Dr. Siti Maryam Munjiat, SS, M.Pd.I., para mahasiswa menyadari bahwa minat membaca tidak bisa dipaksakan, melainkan harus ditumbuhkan. Oleh karena itu, pendekatan yang mereka ambil sangatlah berbeda. Lapak Baca tidak sekadar menyajikan tumpukan buku, tetapi juga dirancang sebagai ruang yang menyenangkan dan interaktif.

Foto bersama perwakilan peserta KKN Kelompok 28 dengan Dosen DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Ibu Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I.
Foto bersama perwakilan peserta KKN Kelompok 28 dengan Dosen DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Ibu Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I.

Setiap sore, area posko KKN menjadi magnet bagi puluhan anak-anak dari jenjang SD/MI. Mereka datang dengan senyum cerah, bukan karena tugas sekolah, melainkan karena antusiasme murni. Di sini, membaca adalah petualangan. Selain membaca buku cerita, buku pengetahuan, atau komik, mereka diajak berpartisipasi dalam permainan edukatif yang memacu kreativitas. Mulai dari bermain peran berdasarkan karakter buku, membuat ilustrasi, hingga permainan tebak kata yang mengasah daya ingat dan pemahaman. Pendekatan ini berhasil mengubah cara anak-anak memandang buku. Mereka tak lagi memandang buku sebagai objek yang membosankan, melainkan sebagai kawan bermain yang membuka jendela ke dunia baru. Gelak tawa dan ekspresi penuh rasa ingin tahu menjadi pemandangan sehari-hari di lapak Baca, menandakan berhasilnya program ini.

Langkah Kecil, Dampak Jangka Panjang

Dr. Siti Maryam Munjiat penundaan penghentian program Lapak Baca. “Kami tidak ingin program ini berhenti saat KKN selesai. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan literasi anak-anak di Desa Pamengkang,” ujarnya. Beliau juga menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan tujuan SDGs (Sustainable Development Goals) dan menjadi salah satu fokus UIN SSC dalam mengabdi kepada masyarakat. Lebih dari sekedar program kerja, lapak Baca adalah simbol pengabdian mahasiswa yang melampaui batas-batas konvensional. Mereka tidak hanya meninggalkan jejak berupa acara, tetapi juga warisan berharga berupa budaya literasi. Inisiatif ini membuktikan bahwa dengan kreativitas dan visi yang kuat, pengabdian kecil dapat menciptakan perubahan besar yang akan terus terasa manfaatnya. Lapak Baca bukan sekadar tempat membaca, ia adalah cikal bakal masa depan yang lebih cerah, tempat di mana setiap halaman buku mengukir mimpi anak-anak Desa Pamengkang.

Scroll to Top