
Bandung – Jurnal Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) mengambil langkah strategis untuk menembus indeksasi Scopus. Upaya ini ditandai dengan kegiatan benchmarking dan klinik jurnal yang sangat intensif ke Jurnal Pendidikan Islam (JPI) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung pada Kamis, 14 November 2025.
Acara penting ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci di bidang publikasi ilmiah. Dari UIN SGD Bandung hadir Dr. Ferli S. Irwansyah, M.Si., selaku Editor in Chief (EIC) JPI, yang memberikan coaching langsung. Sementara itu, dari UIN SSC turut hadir Dr. Maulidya Ulfah, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Pusat Pemeringkatan dan Publikasi Ilmiah.
Kiat Jitu Menembus Scopus dari EIC JPI
Dalam sesi klinik yang padat, Dr. Ferli memaparkan sejumlah kiat krusial yang wajib diperhatikan Jurnal PAI UIN SSC jika ingin lolos ke Scopus:
- Kepemilikan ID Scopus: Para Editor jurnal harus memiliki ID Scopus pribadi. Ini menunjukkan rekam jejak dan kredibilitas editor di kancah internasional.
- Penajaman Focus and Scope: Jurnal diminta untuk menajamkan atau membuat lebih spesifik fokus dan ruang lingkupnya. Kekhususan akan memudahkan Scopus mengidentifikasi posisi jurnal di bidang ilmu pengetahuan.
- Indeksasi Scopus yang Lebih Banyak: Tingkatkan jumlah artikel yang lebih banyak terindeks Scopus di dalamnya, baik sebagai sitasi maupun referensi.
- Sembilan Artikel Terbaik: Jurnal perlu mengajukan 9 artikel terbaik yang paling relevan dan berkualitas untuk proses submit ke Scopus.
- Pencantuman Generator For AI: Penting untuk mencantumkan klausul mengenai penggunaan AI Generator dalam penulisan artikel untuk transparansi.
- Layout yang Menarik: Buat desain dan layout yang lebih menarik serta profesional, sesuai standar jurnal internasional.
- Pentingnya Backup Jurnal: Jangan lupakan langkah pencadangan (backup) jurnal secara rutin karena adanya potensi serangan siber seperti judol.

Terakhir, Dr. Ferli menekankan bahwa jika ditolak (reject) saat submit ke Scopus, tim Jurnal PAI UIN SSC harus tetap semangat dan jangan kapok untuk submit lagi setelah melakukan perbaikan.
Sesi benchmarking ini turut diperkuat dengan kehadiran dua EIC dari jurnal UIN SSC yang telah terakreditasi Sinta 2:
- Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., EIC Al-Tarbawi Al-Haditsah (Jurnal PAI)
- Ahmad Arifudin, M.Pd., EIC Al Ibtida (Jurnal PGMI)
Dr. Maryam memberikan respons yang sangat positif atas coaching yang diterima. Ia menyatakan siap untuk segera mensubmit Jurnal PAI UIN SSC ke Scopus dengan perbaikan yang sudah diamanatkan. Kesiapan ini juga dikuatkan oleh Kepala Pusat Pemeringkatan dan Publikasi Ilmiah UIN SSC, Dr. Ulfah, yang menegaskan komitmen penuh institusi untuk mendukung percepatan jurnal PAI menembus indeksasi internasional.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Jurnal PAI UIN SSC Riau untuk bertransformasi dan meningkatkan kualitas publikasi demi menyongsong rekognisi akademik global.