
Cirebon. Pimpinan Dekanat Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menggelar kegiatan pembinaan apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh pimpinan dekanat, ketua program studi (kaprodi), sekretaris program studi (sekprodi) di lingkungan FITK. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kaprodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., bertempat di lingkungan kampus setempat pada Senin, 3 Agustus 2026.
Apel pagi yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan dekanat ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan berbagai arahan penting terkait evaluasi akademik, penguatan mutu tri dharma perguruan tinggi, serta persiapan menyongsong semester baru. Berbagai agenda krusial dibahas secara mendalam guna memastikan seluruh program studi dapat bergerak seirama dalam mewujudkan visi fakultas yang unggul dan berdaya saing global.
Salah satu sorotan utama dalam arahannya adalah pemaparan hasil analisis tren jumlah mahasiswa baru (maba) dalam tiga tahun terakhir. Pimpinan dekanat mengajak seluruh civitas akademika untuk mencermati faktor penyebab serta merumuskan solusi komprehensif guna mengantisipasi fluktuasi angka penerimaan mahasiswa baru agar tetap stabil dan terus meningkat di masa mendatang.

Di tengah dinamika penerimaan mahasiswa baru tersebut, kabar menggembirakan datang dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan evaluasi data penerimaan, Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tetap mempertahankan posisinya yang kokoh sebagai program studi terfavorit dan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa baru yang ingin mendalami ilmu keguruan Islam berbasis digital.
Selain evaluasi mahasiswa baru, pimpinan dekanat juga menekankan pentingnya pengisian formulir kepentingan agama bagi civitas akademika. Langkah administratif ini dinilai krusial untuk pemetaan data keagamaan secara akurat, yang nantinya akan mendukung berbagai kebijakan kampus serta penguatan moderasi beragama di lingkungan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Penguatan jejaring eksternal dan kolaborasi akademik turut menjadi agenda penting yang disampaikan dalam apel tersebut. Dalam waktu dekat, FITK akan mengagendakan program Visiting Lecturer yang melibatkan kerja sama dengan institusi mitra di Kudus, Jawa Tengah, serta Ponorogo, Jawa Timur, guna memperkaya wawasan pedagogis mahasiswa dan dosen.
Dari aspek fasilitas penunjang pembelajaran, pimpinan dekanat menginstruksikan agar fasilitas Smart Class dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan masif oleh setiap program studi. Optimalisasi ruang kelas berbasis digital ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas interaksi perkuliahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan modern.
Tidak kalah penting, apel pagi ini juga difokuskan untuk membahas persiapan matang menghadapi pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Seluruh prodi diminta segera merampungkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), penataan jadwal, serta kesiapan administratif lainnya demi kelancaran proses belajar mengajar sejak hari pertama perkuliahan dimulai.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan kapasitas mahasiswa pascakampus, pimpinan fakultas turut mengapresiasi dan melaporkan suksesnya pelaksanaan kegiatan bimbingan karir yang telah diselenggarakan pada tanggal 7–8 Agustus lalu. Program ini dirancang khusus untuk membekali lulusan dengan kesiapan mental, keterampilan profesional, dan jejaring kerja yang luas.
Menutup rangkaian arahan apel pagi, pimpinan dekanat memberikan dorongan penuh agar seluruh program studi di lingkungan FITK berpartisipasi aktif mengirimkan delegasinya dalam ajang perlombaan Forum Dekan Tarbiyah dan Keguruan (Fordetak). Ajang bergengsi tingkat nasional tersebut dijadwalkan akan berlangsung di UIN Antasari Banjarmasin, dan seluruh prodi diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.