
Cirebon. Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., beserta Sekretaris Prodi PAI, Zahrotus Saidah, MA.Pd., mengambil langkah cepat, terukur, dan penuh rasa empati dalam merespons duka serta dinamika pelayanan akademik pascawafatnya salah satu dosen senior, almarhumah Dra. Hj. Darrotul Jannah, M.Ag,. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, Prodi PAI menggelar rapat koordinasi khusus bertajuk "Mitigasi Tindak Lanjut Penggantian Dosen Pembimbing Akademik (DPA), Dosen Pengampu Mata Kuliah, dan DPL PLP" di Ruang Program Studi PAI. Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh pimpinan prodi serta jajaran pengurus kelas mahasiswa semester 1 yang diwakili oleh Ketua Kelas A hingga Kelas F.
Langkah mitigasi kelembagaan ini menjadi prioritas utama guna memberikan kepastian serta perlindungan terhadap hak-hak akademik seluruh mahasiswa yang terdampak, baik mahasiswa baru angkatan 2026 maupun mahasiswa tingkat atas yang sedang menjalankan program lapangan. Suasana duka yang menyelimuti keluarga besar PAI tidak menyurutkan komitmen prodi dalam menjaga stabilitas pelayanan dan keberlanjutan proses pembelajaran. Rapat berlangsung dengan suasana kekeluargaan, khidmat, serta berfokus pada solusi konkrit atas penyesuaian struktural dan penugasan akademik yang mendesak.
Acara diawali dengan pembacaan doa bersama dan tahlil ringkas yang dipimpin oleh pengelola prodi untuk mendoakan almarhumah Dra. Hj. Darrotul Jannah, M.Ag. Seluruh peserta yang hadir mengenang rekam jejak, kearifan, dan dedikasi almarhumah yang sepanjang hidupnya diabdikan untuk membimbing mahasiswa dan memajukan pendidikan Islam. Pengelola prodi menegaskan bahwa semangat pengabdian serta nilai-nilai keteladanan yang ditinggalkan almarhumah akan senantiasa menjadi pijakan moral bagi civitas akademika PAI dalam melanjutkan agenda-agenda pendidikan ke depan.
Dalam sesi pemaparan utama, pimpinan Prodi PAI menyampaikan skema penataan ulang penugasan Dosen Pembimbing Akademik (DPA) bagi mahasiswa semester 1. Peran DPA sangat krusial, terutama bagi mahasiswa baru yang membutuhkan pengawalan dalam adaptasi iklim akademik kampus, perencanaan studi, hingga konsultasi pengembangan diri. Melalui rapat ini, prodi secara resmi menetapkan dosen pengganti yang mengambil alih fungsi perwalian almarhumah, sehingga layanan bimbingan perwalian dan konsultasi administrasi dapat langsung berjalan normal tanpa kendala.
Selain penyesuaian DPA, pembahasan rapat berfokus pada penunjukan Dosen Pengampu Mata Kuliah Pengganti untuk seluruh kelas yang sebelumnya diampu oleh almarhumah Dra. Hj. Darrotul Jannah. Pihak prodi memastikan bahwa dosen pengampu pengganti yang ditugaskan memiliki kualifikasi keilmuan yang linear serta kompetensi pedagogis yang setara. Langkah ini diambil untuk menjamin keberlanjutan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta memastikan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) tetap terpenuhi sesuai dengan standar mutu pembelajaran yang telah ditetapkan.

Tidak hanya merespons kebutuhan mahasiswa semester 1, rapat mitigasi ini juga memutuskan penunjukkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) yang baru. Pengelola Prodi PAI mengamanahkan posisi DPL PLP kepada Muhadditsir Rifai, M.Pd.I., untuk melanjutkan tugas pembimbingan serta pengawasan mahasiswa yang tengah melaksanakan program praktik di sekolah-sekolah mitra. Penunjukan Muhadditsir Rifai diharapkan dapat menjaga ketertiban koordinasi dengan pihak sekolah serta memberikan pendampingan profesional secara optimal bagi mahasiswa praktikan.
Para ketua kelas dari Kelas A, B, C, D, E, dan F yang hadir mewakili mahasiswa semester 1 menyambut positif kejelasan informasi serta kesigapan langkah yang diambil oleh pimpinan prodi. Dalam sesi dialog interaktif, perwakilan mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi faktual perkuliahan, pertanyaan teknis, serta aspirasi dari kelas masing-masing. Pihak prodi secara akomodatif merespons setiap poin masukkan dan memberikan panduan teknis terkait koordinasi awal antara mahasiswa dengan para dosen pengganti maupun DPL baru.
Ketua Prodi PAI menegaskan bahwa pendekatan yang responsif dan terbuka ini merupakan manifestasi dari komitmen tata kelola berorientasi kepedulian (care-based governance) di lingkungan prodi. Seluruh mahasiswa diimbau untuk tidak merasa cemas, sebab seluruh rekam data akademik dan kelengkapan administrasi telah terintegrasi dengan baik di sistem data prodi. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan berkas penetapan DPA dan penyesuaian jadwal secara simbolis kepada ketua kelas A–F serta foto bersama, menegaskan soliditas prodi dalam menjaga kualitas layanan pendidikan dalam situasi apapun.