Sinergi Hati dan Profesionalitas Transformasi Layanan FITK UIN Siber Cirebon di Pangandaran

Sinergi Hati dan Profesionalitas Transformasi Layanan FITK UIN Siber Cirebon di Pangandaran
Pangandaran – Suasana Ballroom Hotel Horison Palma Pangandaran mendadak bergemuruh pada Selasa pagi (10/02) hari kedua BIMTEK. Bukan karena dentuman ombak pantai selatan, melainkan aksi energik Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., Ketua Prodi PAI yang membakar semangat seluruh peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan SDM FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Dengan gerakan yang tegas dan suara lantang, Dr. Maryam memandu yel-yel khas FITK yang langsung diikuti secara serempak oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf. Aksi ikonik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga berbuah manis; ia berhasil menyabet doorprize spesial berupa tabungan emas sebagai apresiasi atas dedikasi dan antusiasmenya. Membangun “Service Excellence” dengan Ruh Islami Kegiatan bertema “Service Excellent Berbasis Nilai Islami untuk Mewujudkan Layanan Akademik yang Profesional dan Humanis” ini dirancang bukan sekadar pelatihan rutin. FITK berupaya menggeser paradigma layanan kaku menjadi layanan yang penuh empati. Menghadirkan narasumber ahli dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Cirebon Dr. Cipto, Fasya Nopriadi K.A. (Branch Operation and Service Manager), menekankan bahwa standar layanan tertinggi lahir dari integritas. “Pelayanan prima adalah pantulan dari niat. Ketika kita meniatkan kerja sebagai ibadah, maka setiap senyum dan solusi yang diberikan kepada mahasiswa akan bernilai pahala,” ujar Fasya. Senjata Baru: Filosofi 7S dan Strategi DETIK Dalam sesi intensif yang dimoderatori oleh Dody Dahwana Putra, M.A.B., para peserta dibekali dengan kurikulum layanan komprehensif. Fokus utama terletak pada internalisasi nilai 7S (Senyum, Salam, Sapa, Semangat, Sopan, Santun, Solusi) serta teknik mitigasi konflik melalui metode DETIK (Dengarkan, Empathy, Tenangkan, Identifikasi, Kepedulian).

Sinergi Hati dan Profesionalitas Transformasi Layanan FITK UIN Siber Cirebon di Pangandaran

Metode ini diharapkan menjadi “senjata” bagi para tenaga kependidikan dalam menghadapi dinamika kebutuhan mahasiswa di era siber, di mana kecepatan harus beriringan dengan ketepatan. Komentar Dr. Siti Maryam Munjiat Ditemui usai menerima penghargaan tabungan emas, Dr. Siti Maryam Munjiat mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, energi yang dibangun sejak sesi pembuka adalah simbol kesiapan FITK untuk berubah. “Bimtek ini adalah suntikan energi luar biasa. Bagi kami, terutama di Prodi PAI, yel-yel tadi bukan sekadar teriakan, tapi janji untuk melayani dengan sepenuh hati. Hadiah tabungan emas ini hanyalah bonus, namun emas yang sesungguhnya adalah ketika mahasiswa kami merasa terlayani dengan standar profesional sekaligus dimanusiakan dengan nilai-nilai Islami,” tutur Dr. Maryam dengan penuh semangat. Menuju Standar Baru Layanan Akademik Dekan dan pimpinan FITK berharap kegiatan dua hari ini (10-11 Februari 2026) menjadi titik balik bagi tata kelola fakultas yang lebih adaptif dan unggul. Dengan memperkuat kapasitas SDM, FITK UIN Siber Cirebon optimis mampu meningkatkan akreditasi dan kepuasan stakeholder secara signifikan. Langkah ini menegaskan bahwa di balik kecanggihan teknologi “Siber” yang diusung, FITK tetap mengedepankan wajah pelayanan yang hangat, solutif, dan berkarakter.

Scroll to Top