Ketua Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Key Note Speaker Dalam Acara Webinar Internasional

Cirebon, 16 Desember 2025 –Agenda penting bertajuk “International Webinar Series”. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga selesai ini mengusung tema krusial: “Building a Moderate and Competitive Muslim Identity in the Digital Era through Islamic Religious Education”.kegiatan tersebut berkolaborasi antara ketau Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. dengan Assoc. Prof. Dr. Budi Waluyo, FHEA – Associate Professor at Walailak University.
Respon Dr. Siti Maryam Munjiat menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini memiliki relevansi yang sangat tinggi dengan kondisi sosial-digital saat ini. Beliau menyoroti bahwa arus teknologi yang berkembang pesat seringkali disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. “Kegiatan ini sangat riil mengingat arus teknologi yang begitu deras kini banyak disalahgunakan. Media sosial, yang seharusnya menjadi alat untuk menyebarkan kebaikan dan informasi positif, justru sering bertransformasi menjadi sarana untuk ujaran kebencian (hate speech) dan bahkan menjadi media bullying,” tegas Dr. Maryam.
Webinar internasional ini diadakan sebagai respons akademis terhadap tantangan besar yang dihadapi umat Islam, khususnya generasi muda, dalam menavigasi kompleksitas era digital tanpa kehilangan fondasi keagamaan yang kuat dan sikap moderat (wasathiyyah).
Menghadirkan Pembicara Kunci dan Diskusi yang Mencerahkan
Webinar menghadirkan pembicara kunci (Key Note Speakers) internasional:
- Prof. Dr. Budi Waluyo, FHEA – Associate Professor at Walailak University. Beliau memberikan perspektif internasional mengenai bagaimana pendidikan Islam dapat dipraktikkan secara relevan di tengah arus teknologi dan globalisasi, menekankan pentingnya kurikulum yang adaptif dan inklusif.
- Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. – Ketua Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Beliau mengupas tuntas peran sentral lembaga pendidikan Islam, khususnya guru PAI, dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dan menyiapkan peserta didik agar memiliki daya saing tinggi (competitive) di kancah digital, sejalan dengan tantangan etika digital yang ia sampaikan dalam sambutannya.

Antusiasme Peserta dan Pertanyaan Kritis Mengenai Tanggung Jawab Pendidikan
Salah satu sorotan utama dari kegiatan ini adalah tingginya antusiasme para peserta webinar. Sesi tanya jawab menjadi sangat hidup, mencerminkan kepedulian peserta terhadap tema yang diangkat. Tema mengenai peran pendidikan dalam membentuk identitas Muslim di era digital dianggap sangat relevan dan mendesak untuk dibahas.
Dalam sesi tersebut, muncul pertanyaan kritis dan reflektif yang merangkum dilema pendidikan saat ini. Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh peserta bernama Khalifah, misalnya, berfokus pada pertanggungjawaban moral dan edukatif: “Dalam upaya membentuk identitas Muslim moderat yang kompetitif di era digital ini, tema ini sangat relevan. Apakah gurunya yang disalahkan mendidik atau dikembalikan ke pola asuh orang tuanya?”
Pertanyaan ini membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai kolaborasi antara tiga pusat pendidikan utama: sekolah (guru PAI), keluarga (orang tua), dan masyarakat. Para pembicara menanggapi bahwa pembentukan karakter dan identitas adalah tugas kolektif. Meskipun guru PAI memiliki peran vital dalam transfer ilmu dan nilai di sekolah, pola asuh orang tua menjadi fondasi utama. Era digital menuntut sinergi yang kuat antara guru dan orang tua agar pesan moderasi dan kompetensi tidak saling bertentangan antara lingkungan sekolah dan rumah.
Penyelenggara dan Komitmen Prodi PJJ PAI
Kegiatan webinar yang sukses ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, didukung penuh oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PJJ PAI UINSS Cirebon.
Sebagai perguruan tinggi yang fokus pada pendidikan siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam mencetak sarjana PAI yang siap menghadapi tantangan zaman. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Prodi PJJ PAI UINSS untuk memperluas wawasan akademis dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kualitas Pendidikan Agama Islam di Indonesia maupun di kancah internasional.
Acara ini ditutup dengan harapan agar materi dan diskusi yang telah disampaikan dapat memberikan bekal praktis dan inspirasi bagi seluruh peserta untuk diterapkan di lingkungan masing-masing, demi mewujudkan generasi Muslim yang moderat, berdaya saing, dan siap memimpin di era digital