
Cirebon, 23 Oktober 2025 – Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya terhadap mutu pendidikan melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengalaman Lapangan (PLP) Tahap II. Tepat pada hari ini, Ketua Jurusan PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, SS, M.Pd.I., memimpin tim monev untuk meninjau kemajuan akhir siswa di lima sekolah/madrasah prestisius di Kota Cirebon. Monev Tahap dua ini menjadi penentu kualitas penempatan mahasiswa PAI yang tersebar di:
- MTs Islamic Centre Cirebon
- SMK Islamic Centre Cirebon
- SMA Islam Al Azhar 5 Pilang Cirebon
- MAN 1 Kota Cirebon
- MTs An-Nur Jagasatru Cirebon
Dari Teori ke Aksi: Mengukur Kesiapan Mengajar di Era Siber
Dalam kunjungan maraton ini, Dr. Maryam Munjiat secara khusus menyimpulkan keberhasilan mahasiswa dalam menerapkan dua pilar utama kurikulum PAI UIN Siber: pedagogik adaptif dan inovasi digital.
“Tahap kedua ini adalah fase validasi. Kami tidak hanya ingin memastikan mahasiswa sudah mengajar, tetapi sudah mengajar dengan sentuhan inovasi khas UIN Siber,” tegas Dr. Siti Maryam. “Kami menilai kemampuan mereka dalam merancang rencana pembelajaran berbasis blended learning, menggunakan alat AI untuk personalisasi materi PAI, hingga mengelola kelas dare/hybrid secara efektif. Hasilnya cukup memuaskan, menunjukkan transisi yang baik dari siswa menjadi calon guru profesional.”
Di SMA Islam Al Azhar 5 Pilang dan MAN 1 Kota Cirebon, tim monev menyaksikan presentasi proyek akhir siswa berupa pengembangan modul PAI digital yang terintegrasi dengan platform sekolah. Sementara itu, di SMK Islamic Center Cirebon, evaluasi ditekankan pada kemampuan siswa nilai-nilai agama dengan etika profesi dan soft skill dunia kerja.
Sinergi Holistik: Peran Penting Guru Pamong
Kesuksesan program PLP ini tidak lepas dari peran aktif guru pamong. Di MTs Islamic Center Cirebon dan MTs An-Nur Jagasatru Cirebon, guru pamong memberikan masukan bahwa mahasiswa PAI UIN Siber menunjukkan inisiatif tinggi dalam kegiatan keagamaan sekolah, seperti pembinaan literasi Al-Qur’an dan bimbingan akhlak. “Kami melihat komitmen yang kuat dari mahasiswa PAI. Mereka cepat belajar dan tidak canggung membawa ide-ide segar, khususnya dalam penggunaan media ajar yang relevan dengan generasi Z,” ujar salah satu Guru Pamong dari MAN 1 Kota Cirebon.

Tindak Lanjut: Memperkuat Ekosistem PAI Masa Depan
Data dan hasil evaluasi dari lima sekolah/madrasah ini akan dikumpulkan untuk dijelaskan oleh Jurusan PAI. Dr. Siti Maryam Munjiat berkomitmen untuk menggunakan data ini sebagai landasan penyempurnaan kurikulum, terutama dalam modul praktik keguruan dan pelatihan literasi digital. “Monev ini adalah investasi kualitas. Kami memastikan setiap masukan dari sekolah mitra akan diimplementasikan untuk menjamin bahwa lulusan PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah pendidik yang holistik—kuat spiritual, cerdas intelektual, dan terdepan di bidang digital,” pungkas Dr. Siti Maryam, menutup rangkaian Monev Tahap II. “Kami melihat komitmen yang kuat dari mahasiswa PAI. Mereka cepat belajar dan tidak canggung membawa ide-ide segar, khususnya dalam penggunaan media ajar yang relevan dengan generasi Z,” ujar salah satu Guru Pamong dari MAN 1 Kota Cirebon.
Tindak Lanjut: Memperkuat Ekosistem PAI Masa Depan
Data dan hasil evaluasi dari lima sekolah/madrasah ini akan dikumpulkan untuk dijelaskan oleh Jurusan PAI. Maryam Munjiat berkomitmen untuk menggunakan data ini sebagai landasan penyempurnaan kurikulum, terutama dalam modul praktik keguruan dan pelatihan literasi digital. “Monev ini adalah investasi kualitas. Kami memastikan setiap masukan dari sekolah mitra akan diimplementasikan untuk menjamin bahwa lulusan PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah pendidik yang holistik—kuat spiritual, cerdas intelektual, dan terdepan di bidang digital,” pungkas Dr. Siti Maryam, menutup rangkaian Monev Tahap II, sekaligus menandai berakhirnya masa tugas PLP yang vital bagi siswa.