Cirebon – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya dalam memastikan kualitas calon pendidik agama yang adaptif dan profesional. Pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, Ketua Jurusan PAI , Dr. Siti Maryam Munjiat, SS, M.Pd.I., memimpin langsung kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Pengalaman Lapangan (PLP) mahasiswa di lima institusi pendidikan terkemuka di Cirebon.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum untuk menjamin sinkronisasi antara teori pendidikan yang diperoleh di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Lima sekolah/madrasah yang menjadi sasaran monev kali ini adalah:
- MTs Islamic Centre Cirebon
- SMK Islamic Centre Cirebon
- SMA Islam Al Azhar 5 Pilang Cirebon
- MAN 1 Kota Cirebon
- MTs An-Nur Jagasatru Cirebon

Tinjauan Mendalam atas Kinerja Mahasiswa PLP
Dr. Siti Maryam Munjiat dan tim monev melakukan kunjungan maraton ke lima lokasi, berinteraksi secara intensif dengan siswa PAI yang sedang melaksanakan PLP, guru pamong, dan pimpinan sekolah. Dalam wawancara singkat di sela-sela kunjungan, beliau menyampaikan bahwa fokus utama monev adalah pada tiga aspek krusial.
Aspek pertama adalah Kompetensi Pedagogik, yaitu sejauh mana siswa mampu merancang, melaksanakan, dan menyebarkan pembelajaran PAI secara efektif. Tim Monev mengamati langsung praktik mengajar (PPL), meninjau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan menilai kemampuan siswa dalam mengelola kelas serta memotivasi peserta didik.
Aspek kedua yang menjadi sorotan adalah Integrasi Teknologi Digital. Sebagai UIN yang menyandang status ‘Siber’, Jurusan PAI sangat menekan pemanfaatan media dan platform digital dalam proses pembelajaran. Siti Maryam Munjiat mendorong siswa untuk berinovasi menciptakan konten dan metode ajar PAI berbasis digital yang menarik dan relevan dengan siswa masa kini.
Aspek ketiga adalah Etika dan Profesionalisme. “Seorang guru PAI tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus menjadi teladan akhlak. Profesionalisme, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi dengan budaya sekolah adalah kunci keberhasilan PLP,” tegasnya.

Strategi Kemitraan dan Umpan Balik Positif
Kunjungan monev ini juga menjadi ajang kemitraan antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan sekolah-sekolah mitra. Guru-guru pamong di MTs Islamic Centre, SMK Islamic Centre, SMA Islam Al Azhar 5 Pilang, MAN 1 Kota Cirebon, dan MTs An-Nur Jagasatru Cirebon memberikan masukan yang konstruktif.
Secara umum, pihak sekolah mitra menyatakan kepuasan atas kinerja dan antusiasme siswa PAI. Mahasiswa dinilai proaktif dalam membantu kegiatan sekolah, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan rohani, hingga administrasi kependidikan. “Kolaborasi ini sangat penting. Sekolah memberikan laboratorium praktik terbaik, dan kami (Jurusan PAI) mendapatkan data riil untuk perbaikan kurikulum. Kami mengapresiasi dukungan dari lima sekolah/madrasah ini yang telah menjadi mentor profesional bagi calon guru PAI kami,” tambah Dr. Siti Maryam Munjiat.
Implikasi Hasil Monev untuk Peningkatan Program Studi
Dr. Maryam Munjiat menyatakan bahwa hasil dari monev komprehensif ini akan segera diolah dan dianalisis untuk menjadi dasar pengambilan keputusan strategi di tingkat jurusan. Data lapangan akan digunakan untuk:
- Revisi dan Penajaman Kurikulum PAI: memodifikasi materi perkuliahan sesuai dengan kebutuhan kompetensi guru di lapangan.
- Peningkatan Pembekalan PLP: Mengidentifikasi kelemahan siswa di lapangan dan memperkuatnya melalui sesi pembekalan yang lebih terfokus sebelum pelepasan PLP berikutnya.
- Pengembangan Jaringan Kerjasama: Memperluas dan mempererat MoU dengan sekolah-sekolah unggulan lain untuk memberikan variasi pengalaman praktik bagi siswa.
Dengan pelaksanaan monev yang terstruktur dan rutin ini, Jurusan PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara keilmuan, tetapi juga siap menghadapi dinamika dan tantangan sebagai pendidik profesional di era transformasi pendidikan.