Tangerang Selatan, 28 Agustus 2025 – Asah Kompetensi Dosen Tetap Program Studi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon AdakanLatihan Pengembangan Soal Berbasis Hots di Universitas Terbuka Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengirimkan para Dosen yang di dalamnya terdapat Dosen Tetap Program Studi (DTPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mengikuti pelatihan intensif di Universitas Terbuka (UT). Pelatihan ini fokus pada pengembangan soal ujian yang inovatif dan terukur, sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga kompeten dan berdaya saing di tengah tantangan global.

Foto Narasumber ibu Suci, Ph.D. dari UT Sedang Memaparkan Materi
Foto Narasumber ibu Suci, Ph.D. dari UT Sedang Memaparkan Materi

Hari Kedua: Transformasi Kisi-kisi Menuju Penilaian Kritis

Memasuki hari kedua, pelatihan berfokus pada aspek fundamental dalam evaluasi pembelajaran: pengembangan soal. Sebanyak 15 peserta dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan rumpun ilmu: PAI, Bahasa, dan Sains. Masing-masing kelompok ditugaskan untuk mengkritisi dan merekonstruksi kisi-kisi soal ujian akhir semester yang telah ada secara mendalam. Diskusi

Salah satu kelompok yang paling menonjol adalah kelompok rumpun PAI, yang beranggotakan akademisi unggulan, termasuk Dr. Siti Maryam Munjiat, SS, M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Ketua Jurusan PAI, Muthoharoh, M.Pd.I., dan Dr. Muslihudin, MA

Presentasi Ibu Muthoharoh, M.Pd.I., Mewakili Kelompok Rumpun PAI Untuk Memaparkan Hasil Diskusi
Presentasi Ibu Muthoharoh, M.Pd.I., Mewakili Kelompok Rumpun PAI Untuk Memaparkan Hasil Diskusi

Mengkritisi Kisi-kisi, Membentuk Soal HOTS

Pada sesi presentasi, Muthoharoh, M.Pd.I., mewakili kelompok rumpun PAI untuk memaparkan hasil diskusi mereka. Bersamaan dengan itu, ia menyampaikan kritik mendalam terhadap contoh kisi-kisi ujian akhir semester yang telah dievaluasi, dan juga menyajikan masukan konstruktif untuk perbaikan.

Diskusi setelah presentasi tersebut menunjukkan komitmen yang kuat para dosen PAI untuk memastikan setiap butir ujian mampu mengukur kompetensi siswa secara akurat, adil, dan relevan. Hal ini sejalan dengan pendapat Ketua Jurusan PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, yang menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. “Tujuan kami adalah agar dalam membuat soal, kami dapat memastikan soal-soal tersebut sesuai dengan Capaian Pembelajaran Khusus (CPK), indikator soal, tingkat kognitif, dan juga berbentuk soal pada tingkat HOTS (Higher Order Thinking Skills),” jelasnya.

 

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan baru ini, para dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan semakin siap untuk membentuk lulusan yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja maupun di masyarakat tengah.

Scroll to Top