Cirebon, 28 Agustus 2025 – Rapat Jurusan PAI Siber Syekh Nurjati Cirebon Bahas Integrasi Nilai Siber Moderasi Beragama dan SDGS Dalam RPS Berbasis OBE Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar rapat intensif untuk menyamakan persepsi dan mempercepat penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Pertemuan ini menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh dosen memiliki pemahaman yang sama dalam merancang kurikulum yang fokus pada pencapaian pembelajaran siswa. Rapat dibuka oleh Ketua Jurusan PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, SS, M.Pd.I., yang menekankan pentingnya RPS sebagai panduan utama perkuliahan. “RPS berbasis OBE adalah peta jalan yang menjamin setiap siswa mencapai kompetensi yang kita harapkan. Kita harus segera menyusun dan mengumpulkan RPS ini sebelum perkuliahan dimulai,” tegasnya.

Foto Narasumber bapak Prof. Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag., yang Memaparkan Konsep dan Teknis Penyusunan RPS Berbasis OBE
Foto Narasumber bapak Prof. Dr. Saefudin Zuhri, M.Ag., yang Memaparkan Konsep dan Teknis Penyusunan RPS Berbasis OBE

Diskusi Mendalam Bersama Pakar

Foto Sekretaris Jurusan PAI, Zahrotus Saidah, MAPd sedang Bertanya Mengenai Perhitungan Persentase Kontribusi Sub-CPMK dalam Merealisasikan CPL
Foto Sekretaris Jurusan PAI, Zahrotus Saidah, MAPd sedang Bertanya Mengenai Perhitungan Persentase Kontribusi Sub-CPMK dalam Merealisasikan CPL

Rapat semakin produktif dengan hadirnya narasumber ahli, Prof. Saefudin Zuhri, M.Ag., yang memaparkan konsep dan teknis penyusunan RPS berbasis OBE. Diskusi berjalan interaktif, ditandai dengan pertanyaan-pertanyaan mendalam dari para dosen. Dr. Suklani, M.Ag., bertanya tentang urgensi analisis pembelajaran dalam RPS. “Apakah analisis pembelajaran harus muncul dalam RPS?” tanyanya. Prof Saefudin Zuhri menjawab bahwa analisis tersebut merupakan fondasi untuk menentukan metode pengajaran dan evaluasi yang tepat, sehingga sangat penting untuk dicantumkan.

Akhmad Affandi, M.Ag., juga mengajukan pertanyaan terkait urutan hierarki antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan Sub-CPMK. “Apakah antara CPL, CPMK dan Sub-CPMK harus diurutkan secara hierarkis atau boleh acak?” Forum sepakat bahwa hubungan ketiganya harus hierarkis dan logis, memastikan setiap Sub-CPMK berkontribusi langsung pada pencapaian CPMK, yang pada akhirnya akan merealisasikan CPL.

Sebagai notulen, Sekretaris Jurusan PAI, Zahrotus Saidah, MAPd., turut bertanya mengenai perhitungan persentase kontribusi Sub-CPMK dalam merealisasikan CPL, yang mengarahkan forum pada diskusi mendetail tentang skema penilaian.

Foto Para Dosen PAI yang Menhadiri Rapat Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Foto Para Dosen PAI yang Menhadiri Rapat Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Mengintegrasikan Nilai Kampus Unggulan

Setelah diskusi panjang, forum memutuskan beberapa kesepakatan penting. Jumlah CPMK yang ditetapkan maksimal 6, sementara jumlah Sub-CPMK akan disesuaikan dengan kebutuhan materi setiap mata kuliah. Selain itu, RPS di Jurusan PAI harus mengintegrasikan nilai-nilai unggulan UIN Siber: nilai Siber, Moderasi Beragama, SDGs, Gender, dan Green Campus.

Rapat ini tidak hanya berhasil menyamakan persepsi, tetapi juga memperkuat komitmen seluruh dosen PAI untuk menciptakan kurikulum yang modern dan relevan. Dengan RPS yang terstruktur, Jurusan PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon siap mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki karakter unggul dan peduli terhadap isu-isu global.

Scroll to Top