
Cirebon, 28 Oktober 2026. Lingkungan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) berlangsung khidmat dan penuh semangat pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan apel bendera ini diikuti oleh seluruh elemen kampus guna mengenang kembali ikrar bersejarah para pemuda Indonesia tahun 1928, sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan di tengah arus transformasi digital yang tengah melanda dunia pendidikan.
Sejak pagi hari, pelataran utama kampus telah dipadati oleh barisan peserta yang hadir dengan penuh kedisiplinan. Bertindak selaku pembina upacara, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., memimpin langsung jalannya apel peringatan tersebut. Kehadiran Rektor memberikan motivasi serta dorongan moral yang kuat bagi seluruh peserta untuk terus merawat persatuan dan meningkatkan kualitas diri.
Apel ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan di lingkungan UINSSC, mulai dari para wakil rektor, dekan, kepala lembaga, hingga jajaran staf birokrasi. Tidak hanya unsur pimpinan, seluruh civitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas juga berbaris rapi mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk dari awal hingga akhir.

Di antara barisan yang hadir, tampak pula Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan nyata terhadap partisipasi aktif mahasiswa PAI yang turut ambil bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan apel peringatan hari besar nasional ini.
Suasana apel berlangsung sangat tertib dan menggelegar berkat peran sigap para petugas upacara. Salah satu perhatian utama tertuju pada Master of Ceremony yang memandu jalannya alur upacara dengan suara lantang dan penuh percaya diri adalah Euis, mahasiswa semester 5 dari Program Studi PAI, yang sukses menjalankan tugasnya dengan sangat anggun dan profesional.
Dalam amanatnya, Rektor UINSSC Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan amanat penting mengenai signifikansi nilai-nilai Sumpah Pemuda di era modern. Beliau menekankan bahwa semangat persatuan yang dicetuskan oleh para pemuda terdahulu harus diinternalisasikan oleh mahasiswa UINSSC saat ini melalui penguasaan teknologi, kecerdasan digital, dan keteguhan akhlak mulia dalam menjawab tantangan zaman.
Lebih lanjut, Prof. Aan Jaelani menyampaikan bahwa status UINSSC sebagai kampus siber pertama di Indonesia menuntut mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi penggerak perubahan (agent of change) di dunia digital. Pemuda hari ini harus mampu memanfaatkan konektivitas siber untuk menyebarkan pesan-pesan perdamaian, moderasi beragama, serta inovasi pengetahuan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Rangkaian apel diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pimpinan kampus, dosen, dan para mahasiswa. Pelaksanaan upacara Hari Sumpah Pemuda di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ini menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memompa kembali spirit kebangsaan seluruh civitas akademika kampus setempat.