
Pekalongan, 11 September 2026. Kota Pekalongan mendadak menjadi pusat perhatian ribuan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura. Dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) JAWARA II Tahun 2026 yang dihelat di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan, delegasi asal kampus tampil gemilang dan sukses mengukir prestasi membanggakan di panggung nasional.
Kabar gembira tersebut datang dari arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), di mana salah satu mahasiswi berbakat dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2024, Sa’adatul Badriyah, berhasil keluar sebagai Juara 2. Penampilan memukau Sa’adatul Badriyah dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an berhasil memikat dewan hakim serta menyisihkan puluhan peserta tangguh lainnya dari berbagai PTKIN se-Jawa dan Madura.
Keberhasilan luar biasa ini tentu tidak diraih secara instan, melainkan buah dari kedisiplinan latihan, mentalitas tanding yang kuat, serta proses pendampingan yang intensif. Bertindak sebagai official MTQ, Muhadist Rifai’i, M.Pd.I., menceritakan bagaimana perjuangan panjang Sa’adatul Badriyah dalam mempersiapkan diri menghadapi ketatnya persaingan di Pekalongan sejak tanggal 11 September 2026 ini.
"Kami mendampingi setiap proses latihannya dengan penuh ketelitian, mulai dari penguatan nada, tajwid, hingga penguasaan mental di atas panggung. Sa’adatul Badriyah adalah sosok yang ulet dan cepat beradaptasi, sehingga ketika tampil di hadapan publik luas dan dewan hakim yang objektif, ia mampu menaklukkan rasa gugup dan mempersembahkan suara terbaiknya," ungkap Muhadist Rifai’i, M.Pd.I., penuh rasa bangga.
Rasa syukur dan apresiasi mendalam juga disampaikan oleh Ketua Prodi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., atas pencapaian gemilang yang ditorehkan oleh mahasiswinya. Beliau menilai bahwa prestasi di bidang seni baca Al-Qur'an ini merupakan wujud nyata bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam penguasaan pedagogik dan keilmuan kependidikan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur'an.
"Kami di Prodi PAI sangat bersyukur dan berbangga atas prestasi yang diraih oleh Sa’adatul Badriyah. Ini membuktikan bahwa mahasiswa PAI memiliki potensi multitalenta yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah bakat, berkompetisi secara sehat, dan membawa nama baik institusi di kancah yang lebih luas," tutur Dr. Maryam, dengan penuh antusias.
Prestasi membanggakan ini turut mendapat apresiasi hangat dari jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian para mahasiswanya di ajang PORSI JAWARA II 2026 yang diselenggarakan di UIN Gus Dur Pekalongan. Beliau menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan kado istimewa bagi institusi.

"Atas nama pimpinan fakultas, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sa’adatul Badriyah yang telah sukses meraih Juara 2 MTQ tingkat regional Jawa-Madura. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa tradisi keislaman dan kecintaan pada Al-Qur'an di lingkungan kampus kita terus hidup dan berprestasi. Mari jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk terus menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang lainnya," pesan Dr. H. Saifuddin, M.Ag., dalam sambutannya.
Ajang PORSI JAWARA II tahun 2026 di Pekalongan ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi semata, melainkan juga sarana mempererat tali silaturahmi antarmahasiswa PTKIN. Dengan diraihnya Juara 2 MTQ oleh Sa’adatul Badriyah, lembaran sejarah prestasi mahasiswa PAI kembali terukir indah, mengukuhkan komitmen kampus dalam melahirkan generasi unggul, religius, berkarakter, dan berdaya saing global.