Berita & Informasi

Integrasi Ekopedagogi Berbasis Pesantren Program 'Sinau Berkah' Guru Besar Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Transformatif Edukatif Dan Kepedulian Ekologis

Integrasi Ekopedagogi Berbasis Pesantren Program 'Sinau Berkah' Guru Besar Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Transformatif Edukatif Dan Kepedulian Ekologis

Cirebon, 19 September 2026. Keberadaan riset dalam lingkup perguruan tinggi keagamaan Islam dituntut untuk tidak berhenti sebagai wacana teoritis di ruang akademis belaka. Mengaktualisasikan prinsip bahwasanya ilmu harus memberikan manfaat nyata (nafi’), tim peneliti dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Nurlela, M.Ag. (Dosen PAI), berinisiatif menghadirkan program riset terapan bertajuk Sinau Berkah. Riset multidisiplin yang juga melibatkan Dr. Iis Arifudin, M.Ag., (Dosen PAI), dan Dr. Ade Hidayat, M.Pd., Ini ditujukan untuk mentransformasi lembaga pendidikan Islam menjadi pusat perubahan sosial berbasis kelestarian lingkungan.

Secara konseptual, Program Sinau Berkah mengusung paradigma ekopedagogi Islam, yaitu metodologi pembelajaran yang menginterkoneksikan pemahaman nilai-nilai keagamaan dengan kesadaran menjaga ekosistem. Pendekatan ini berangkat dari realitas bahwa permasalahan lingkungan modern, seperti penumpukan sampah rumah tangga, rendahnya budaya memilah limbah, hingga tingginya ketergantungan pada plastik sekali pakai—bukan sekadar isu teknis, melainkan persoalan etik dan karakter yang memerlukan intervensi edukatif secara berkelanjutan.

Dalam tatanan implementasinya, penelitian ini menempatkan pesantren dan sekolah tidak hanya sebagai ruang transfer pengetahuan formal, melainkan sebagai laboratorium sosial. Melalui keterlibatan aktif antara guru, tenaga kependidikan, santri, hingga orang tua, proses pembelajaran dirancang agar mampu membentuk kebiasaan-kebiasaan baru yang ramah lingkungan melalui tindakan kolektif yang konsisten.

Aksi nyata yang diintegrasikan dalam ekosistem pesantren meliputi pembiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya, kampanye pengurangan barang sekali pakai, hingga eksplorasi kreativitas melalui pendaurulangan material tak terpakai. Seluruh aktivitas ini dikemas sedemikian rupa agar para santri tidak hanya memahami teori kebersihan dalam ajaran Islam secara tekstual, tetapi juga mengalaminya secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari.

Model habituasi yang dikembangkan melalui program ini memiliki daya jangkau yang bersifat multiplikatif. Kebiasaan positif yang terbentuk di lingkungan pesantren diproyeksikan untuk dibawa pulang oleh para santri ke rumah masing-masing, sehingga pola hidup ramah lingkungan tersebut dapat direplikasi dalam tatanan keluarga.

Dengan pola pemodelan bertahap tersebut, pesantren memegang peranan krusial sebagai titik awal (entry point) gerakan ekologis. Dari unit pesantren, kesadaran ini meluas ke ranah domestik keluarga, hingga akhirnya memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas lingkungan di tengah-tengah masyarakat luas.

Prof. Dr. Hj. Nurlela, M.Ag., menegaskan bahwa keberhasilan sebuah riset akademis diukur dari sejauh mana dampaknya mampu menyentuh dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, pendidikan berbasis kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi sebuah kebudayaan dan norma sosial, bukan sekadar respons atas aksi seremonial belaka.

Inisiatif Sinau Berkah dari Cirebon ini sekaligus menegaskan komitmen akademisi Pendidikan Agama Islam dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Melalui integrasi antara keilmuan PAI dan aksi ekologis, riset ini membuktikan bahwa langkah-langkah kecil yang konsisten di lingkungan pesantren mampu menjadi fondasi utama bagi terciptanya perubahan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

 

Topik Terkait:
#UINSSC #PAI
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas