
Cirebon, 30 September 2026. Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mengukuhkan posisinya dalam panggung penjaminan mutu pendidikan tinggi nasional. Hal ini ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan Agama (LAMGAMA) Nomor 49/DE/LAMGAMA/PU/IX/2026, yang menyatakan tujuh akademisi kampus siber pertama di Indonesia tersebut berhasil lulus uji kompetensi dan berhak melanjutkan ke fase seleksi wawancara.
Langkah strategis ini mencerminkan komitmen berkelanjutan UIN Siber Cirebon dalam mentransformasi iklim akademik ke arah yang lebih akuntabel dan berdaya saing global. Kehadiran pakar yang tersertifikasi secara nasional dipandang sebagai elemen vital dalam mengawal objektivitas evaluasi serta penguatan tata kelola kelembagaan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Tanah Air.
Secara eksplisit, kelulusan seleksi kompetensi ini menorehkan kebanggaan tersendiri bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Dari total tujuh nama yang diumumkan, mayoritas merupakan jajaran dosen dan kepemimpinan di lingkungan Prodi PAI UIN Siber Cirebon yang memiliki reputasi keilmuan serta dedikasi tinggi di bidang kependidikan.
Empat sosok akademisi PAI yang sukses melintasi tahapan krusial tersebut adalah Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. (Ketua Program Studi PAI UINSSC), Dr. Akhsin Ridho, M.Pd.I., Dr. Akhmad Affandi, M.Ag., serta Dr. Iis Arifudin, M.Ag. Keikutsertaan mereka bersama tiga akademisi senior UIN SSC lainnya, Prof. Dr. Hj. Septi Gumiandari, M.Ag., Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA., dan Dr. Hj. Anisatun Muthi'ah, M.Ag., makin mempertegas kapasitas intelektual civitas akademika Cirebon di tingkat nasional.

Dominasi para pengajar PAI dalam kontestasi asesor nasional ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas internal dosen tidak hanya berfokus pada pengajaran di ruang kelas, tetapi juga merambah pada kontribusi konstruktif terhadap standarisasi mutu pendidikan secara luas. Hal ini sejalan dengan visi akselerasi mutu yang terus didorong oleh kementerian dan lembaga akreditasi independen.
Ketua Prodi PAI UIN Siber Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., menyampaikan bahwasanya pencapaian ini merupakan cerminan dari dedikasi kolektif para akademisi PAI dalam merespons dinamika standar akreditasi masa kini.
"Kelulusan ini tidak semata-mata menjadi pengakuan atas kapasitas personal, melainkan manifestasi dari komitmen kolektif Prodi PAI UIN Siber Cirebon dalam mengawal budaya mutu nasional. Sebagai calon asesor LAMGAMA, kami memikul tanggung jawab moral dan akademis untuk menghadirkan proses evaluasi akreditasi yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pengembangan mutu pendidikan Islam yang berkelanjutan," tegas Dr. Siti Maryam Munjiat.

Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. Beliau menekankan bahwa keberhasilan para dosen ini akan membawa dampak eksponensial bagi penguatan instrumen mutu internal perguruan tinggi serta memperluas jejak pengabdian akademisi Cirebon di kancah nasional.
Menutup rangkaian proses seleksi, ketujuh calon asesor dipastikan akan menjalani tahapan akhir berupa seleksi wawancara yang diselenggarakan secara dalam jaringan (daring) via Zoom Meeting pada Sabtu–Minggu, 10–11 Oktober 2026. Tahapan puncak ini bakal membedah integritas, pemahaman komprehensif instrumen akreditasi, serta kesiapan etis para calon sebelum dikukuhkan secara resmi sebagai asesor LAMGAMA.