
Cirebon. Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menyelenggarakan agenda evaluasi akademik penting berupa Seminar Proposal Skripsi Gelombang 23 pada Senin, 5 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung N 102 dan Ruang Kantor Prodi PAI ini menjadi pijakan awal bagi mahasiswa dalam mematangkan rancangan penelitian tugas akhir mereka.
Seminar proposal ini diikuti oleh para mahasiswa PAI yang mempresentasikan berbagai topik dan fokus kajian penelitian kontemporer. Dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, seluruh jalannya persidangan berlangsung dengan tertib dan interaktif di bawah pengarahan serta ujitulis langsung dari para dosen narasumber dan penguji yang kompeten di bidangnya.
Suasana pelaksanaan seminar diwarnai oleh kedisiplinan dan ketegasan standar akademik yang tinggi. Seluruh peserta diwajibkan tampil rapi dan formal mengenakan kemeja putih, celana atau rok hitam, bersepatu, serta dilengkapi peci dan dasi bagi mahasiswa laki- laki. Penampilan busana yang rapi ini mencerminkan kesiapan mental dan keseriusan mahasiswa dalam memasuki tahapan krusial riset ilmiah.

Berbagai judul riset menarik dipresentasikan oleh mahasiswa. Di antaranya adalah Ahmad Rifa Abdul Aziz yang mengusung materi pembelajaran PAI tentang strategi penginternalisasian nilai akhlak berbasis kearifan lokal Cirebon di MAN 1 Cirebon, Muhammad Sulthon Al Haris, meneliti efektivitas evaluasi pembelajaran berbasis HOTS melalui e-modul interaktif Akidah Akhlak di MTsN 5 Cirebon, serta Fikri Ahmad Baihaqi, menelaah strategi penanaman nilai ekoteologi untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan santri di Pondok Kebon Jambu Al-Islamy Ciwaringin.
Selain itu, Hakim Firmansyah memaparkan kajian fenomena phubbing di kalangan siswa dan dampaknya terhadap konsentrasi belajar PAI di SMAN 1 Arjawinangun, sementara Rendi Ardiansyah mempresentasikan relevansi ajaran penghormatan ilmu dan ulama dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim perspektif pendidikan modern. Proses pembahasan didampingi oleh jajaran dosen narasumber ternama, seperti Dr. A. Syathori, M.Ag., Dr. Akhmad Affandi, M.Ag., Ahmad Zuhri, M.Pd., Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag., H. Muhadditsir Rifa'i, M.Pd.I., Neili
EL 'Izzah, M.Pd., H. Ahmad Khomaini Syafeie, M.Ag., Dr. H. Mahbub Nuryadi, M.Ag., dan Dr. H. Agung, M.Ag. Pihak Prodi menetapkan aturan ketat pascaseminar, di mana mahasiswa diberikan tenggat waktu maksimal dua minggu untuk melakukan konsultasi, bimbingan revisi, dan mendapatkan persetujuan akhir dari dosen penguji. Setelah mendapatkan persetujuan, mahasiswa wajib melapor ke Prodi untuk penetapan dua orang dosen pembimbing skripsi. Pihak Prodi menegaskan bahwa mahasiswa yang tidak melapor dalam rentang waktu dua minggu tersebut diwajibkan mendaftar ulang dengan judul dan wilayah kajian yang baru.Melalui pelaksanaan Seminar Proposal Gelombang 23 ini, Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen menjaga mutu akademis serta mendorong lahirnya karya- karya penelitian yang inovatif, solutif, dan berdampak positif bagi pengembangan ilmu pendidikan Islam di masyarakat.